Hai, long time no see!! Minggu lalu kami sempat datang ke blogger gathering Cooking in Style with Chef Vera Christiani dengan tema “How to make good quality takeaway food” di Kapulaga resto.

Kita seru seruan masak dengan Chef Vera sambil dijelaskan bagaimana cara membuat makanan take away yang baik.

Dan ternyata salah satu tips nya adalah menggunakan polistiren atau yang biasa kita kenal dengan styrofoam .

Lohhh?? Bukannya berbahaya ya?? Dan ada surat edaran dari walikota Bandung untuk melarang pemakaian styrofoam ??

Nah ternyata ada penjelasannya loh penggunaan styrofoam aman untuk dipakai.

Dijelaskan oleh Bapak Ir. Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D (Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB) dan Dr. Dianika Lestari ST. (Dosen program Teknik Pangan ITB), ternyata selama ini styrofoam dianggap berbahaya karena banyak orang beranggapan bahwa styrofoam terbuat dari stiren. Pada kenyataannya, styrofoam terbuat dari polistiren -bahan turunan stiren- yang dianggap aman untuk penyajian makanan.

Kandungan stiren berbahaya bagi tubuh jika kandungannya lebih dari 5000 ppm sedangkan styrofoam hanya mengandung 0,05 ppm. Jauh banget bukan?

Polistiren sering dipakai untuk kemasan makanan karena ternyata di dalam polistiren makanan panas akan tetap panas, makanan dingin akan tetap dingin,

Makanya sampai sekarang kalian masih bisa melihat pemakaian styrofoam di supermarket untun wraping buah dan sayur. Karena styrofoam bisa membuat sayuran tetap segar.

Dan menurut Bpk Zainal, “Sampah polistirena adalah sampah yang 100% bisa digunakan kembali. Sampah produk dari polistirena bisa dipecah, dan kembali dibentuk menjadi produk baru, salah satunya diolah jadi Bahan Bakar Light Diesel Oil atau Beton Ringan”

Jadi sebenernya yang bikin “sampah” itu bukan soal kemasan atau bahannya, tapi perilaku orang Indonesia yang belum terbentuk untuk memilah sampah dan membuangnnya dengan cara yang benar.

Material Polistiren memiliki kandungan energi sangat besar menyediakan sumber panas dan cahaya bagi lingkungan. Karena mengandung energi lebih dari 35rb BTU per kg atau 2x lioat dibandingkan batubara.

Wow baru tau ya. Jadi sekarang ini kita ga perlu takut pake styrofoam yaa. Dan yang paling penting jangan buang sampah sembarangan agar sampah bisa terdaur ulang dengan maksimal!

See you guys!

Iklan